Petai Cina (Leucaena leucocephala)
Gambar Spesimen
Gambar 7. Petai Cina (Leucaena leucocephala)
Klasifikasi
Kingdom :
Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas :
Rosidae
Ordo : Fabales
Familia : Fabaceae
Genus : Leucaena
Spesies : Leucaena leucocephala
Deskripsi Tanaman
Tanaman petai cina merupakan akar tunggang
(radix primaria), panjang dan kuat didalam tanah. Pola percabangan simpodial,
arah tumbuh batang rata, bentuk batang bilat (laevis), tekstur permukaan batang kasar, keras, ada guratan garis – garis secara
vertikal atau berbintil – bintil dan berlentisel, warnanya kecoklatan. Daun
petai cina termasuk jenis daun majemuk rangkap 2 (bipinnatus) dan berbentuk
menyirip rangkap dengan ujung runcing serta pangkal daun miring, permukaan
daunnya mempunyai rambut halus dan tepinya berjumbai. Bentuk bunga petai
cina berupa bongkol, bertangkai panjang yang berkumpul dalam 2-6 bongkol.
Setiap bongkolan tersusun secara rapi dari 100-180 kuntum bunga, menyusun
bulatan seperti bola warnanya putih kekuningan dengan ukuran berdiameter 12-21
mm, tangkai sepanjang 2-5 cm. Bunga pete cina memiliki ukuran kecil-kecil,
kelopak tanaman ini berbentuk seperti lonceng, bergigi pendek dan ukuran
sekitar 3 mm. Mahkota bunga pete cina berukuran 5 mm lepas-lepas dan benang
sari dengan jumlah 10 helai lepas-lepas. Buah
tanaman petai cina termasuk buah polong (legume), mempunyai bentuk yang
menyerupai pita lurus, pipih serta tipis. Berukuran 14-26 cm dengan lebar 2 cm,
setiap buah dapat menghasilkan 15-30 biji, bentuk bijinya bulat, pipih
berukuran kecil yaitu 6-10 mm dan lebar 3-4,5 mm dengan warna coklat tua yang
mengkilap, buah yang mentah berwarna kehijauan mudah sedangkan buah yang sudah
masak akan berubah warna menjadi kecoklatan, memiliki sekat – sekat diantara
bijinya.
Manfaat Tanaman
Petai cina dapat bermanfaat sebagai sumber pangan dan nutrisi yang kaya. Daunnya mengandung protein tinggi, sehingga dapat menjadi alternatif pakan ternak yang berkualitas tinggi. Sedangkan bijinya juga dapat manusia konsumsi setelah melalui proses pengolahan. Mereka mengandung sejumlah nutrisi penting seperti vitamin, mineral, serat, dan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Batang dan kayunya mengandung serat tinggi yang mengolahnya menjadi biomassa, berfungsi sebagai bahan baku untuk produksi bioetanol, biogas, dan biochar. Kayu lamtoro berguna dalam berbagai industri. Kayu lamtoro memiliki sifat yang ringan, kuat, dan tahan terhadap serangga. Ini membuatnya cocok untuk konstruksi, pembuatan mebel, dan bahan baku industri lainnya. Sifatnya yang cepat tumbuh dan dedaunan yang lebat membantu mencegah erosi tanah, mengurangi polusi udara, serta meningkatkan kualitas air melalui penyerapan dan penyaringan limbah. Tanaman ini juga berfungsi sebagai peneduh yang efektif dan memperbaiki mikroklamatis di sekitarnya.

Komentar
Posting Komentar