Jati (Tectona grandis)

Gambar Spesimen


Gambar 12. Jati (Tectona grandis)

Klasifikasi

Kingdom              : Plantae

Divis                    : Magnoliophyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Subkelas              : Asteridae

Ordo                     : Lamiales

Famili                   : Verbenaceae

Genus                   : Tectona

Spesies                 : Tectona grandis

 

Deskripsi Tanaman

Sistem perakaran tanaman jati yaitu akar tunggang dan mempunyai cabang akar serabut. Pertumbuhan akar tunggang secara verikal, panjangnya dapat mencapai 1,5-2 meter. Bentuk batang jati silinder, dan tumbuh secara vertical tegak lurus, pohon jati mampu tumbuh dengan diameter batang pohon berukuran 1,8 meter hingga 2,4 meter dengan ketinggian pohon mencapai 40 meter hingga 45 meter, serta tinggi bebas cabang sekitar 20 meter hingga 25 meter. Permukaan batang jati ini halus, beberapa memiliki corak alami, keras dan tebal, Kulit batang jati berwarna coklat keabuan dan berstruktur retak atau pecah dangkal dengan alur memanjang batang. Bentuk daun tanaman jati bulat telur terbalik dengan ujung meruncing, menempel pada batang secara berpasangan, struktur pertulangan daunnya menyirip. Pada bagian permukaan atas daun jati halus, untuk bagian belakang daun jati terasa kasap, bergerigi ditumbuhi bulu halus pada sisi atas dan bawah. Ukuran daun dengan panjang 13-75 cm dan lebar 10-40 cm. Bunga jati terbentuk dalam malai bunga (inflorence) yang tumbuh di ujung atau tepi cabang daun. Ukuran panjang malai sekitar 60-90 cm dan lebar sekitar 10-30 cm. Bunga jati mempunyai bunga biseksual, Bentuk bulirnya bercabang dan tersusun, panjangnya sekitar 40-70 cm, berbulu halus, berwarna putih, dan berkelamin dua. Apabila sudah waktunya berbunga maka tajuk akan berwarna keputihan. Buah dari pohon jati berbentuk drupe dan termasuk dalam biji orthodoks.

Manfaat Tanaman

Sifat dari kayu jati yang kuat, awet, dan stabil cocok digunakan sebagai bahan pembuatan perkakas rumah tangga, seperti meja, kursi, almari, kusen, berbagai macam ukiran dan sebagainya. Bagian daun pohon jati hingga saat ini masih dimanfaatkan untuk membungkus makanan, seperti nasi jamblang dan nasi pecel. Kelebihan dari makanan yang dibungkus dengan daun jati adalah aroma khas jati yang ikut berbaur dengan makanan. Selain itu, daun jati juga digunakan oleh masyarakat Yogyakarta untuk pewarna gudeg. Dalam bidang pengobatan tradisional dan kesehatan daun jati dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelapa sawit (Elaeis guineensis)

Sukun (Artocarpus camansi)

Pisang (Musa paradisiaca)