Bayur (Pterospermum acerifolium)

Gambar Spesimen


Gambar 18. Bayur (Pterospermum acerifolium)

Klasifikasi

Kingdom             : Plantae

Divisi                    : Magnoliophyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Subkelas               : Dilleniidae

Ordo                     : Malvales

Famili                   : Sterculiaceae

Genus                   : Pterospermum

       Spesies                  : Pterospermum acerifolium

Deskripsi Tanaman

Pohon bayur memiliki batang pohon yang tinggi dan dapat mencapai 45 m bahkan lebih. Jaringan pada kulit kayunya berwarna coklat keabu-abuan dengan tekstur halus, bersisik dan memecah dangkal. Diameter batang kayu bayur berdiameter 1 m dan memiliki karakteristik ranting pohon yang berambut halus. Kulit bagian dalam kayunya berserabut. Memiliki akar tunggang. Karakteristik daun bayur bersifat tunggal berseling dengan tangkai pendek berukuran 3-6 mm. Bentuk daunnya bulat telur (oval) sampai lanset dengan ukuran panjang 4-14 cm dan lebar 2,5-7 cm. Ujung daun bayur terlihat meruncing dan pangkal asimetris. Pohon bayur memiliki tiga daun pangkal. Warna daun pada sisi atas yang berwarna hijau terang dan sisi bagian bawah berambut halus kecoklatan. Bunga yang muncul pada pohon bayur berjenis malai terminal. Berukuran hingga panjang 6 cm dan berambut halus. Warna pada bunga pohon bayur bervariasi mulai dari putih, putih kekuningan, atau bahkan kuning. Bentuk bunga bayur terdiri dari 5 daun mahkota. Daun kelopaknya berbentuk tabung dengan daun kelopak yang bebas. Selain itu, bunga pohon bayur mempunyai benang sari yang terdiri dari 5 kelompok benang sari dengan masing-masing terdiri atas 3 benang sari dan tangkai kepala putih yang pendek dan ramping. Buah berbentuk seperti kapsul, berwarna hijau-cokelat, berbulu halus yang kemudian akan menghilang saat buah matang. Biji berjumlah banyak dan bersayap.

        Manfaat Tanaman

Manfaat di bidang industri untuk pembangunan rumah, jembatan, perahu, dan produk-produk berbahan dasar kayu lainnya. Di bidang pertanian bayur sering dimanfaatkan oleh masyarakat setempat salah satunya pada bidang pertanian. Daun yang gugur dari pohon bayur sering dimanfaatkan oleh petani untuk dijadikan bahan pupuk. Sebab daun bayur memiliki intensitas antioksidan yang cukup tinggi. Di kesehatan masyarakat yang tinggal di Lombok Barat sering menggunakan akar dari pohon bayur sebagai pengobatan. Akar bayur diketahui memiliki kadar antioksidan yang tinggi sehingga dijadikan minuman kesehatan tradisional. Di lingkungan pertumbuhannya yang cepat serta akarnya yang kuat dapat melindungi pasokan air tanah dan potensi erosi tanah yang menyebabkan tanah longsor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelapa sawit (Elaeis guineensis)

Sukun (Artocarpus camansi)

Pisang (Musa paradisiaca)