Asoka Pohon (Saraca asoca)

Gambar Spesimen


Gambar 6. Asoka Pohon (Saraca asoca)

Klasifikasi

Kingdom              : Plantae

Divisi                   : Magnoliophyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Subkelas               : Rosidae

Ordo                    : Fabales

Famili                   : Fabaceae

Genus                   : Saraca

Spesies                 : Saraca asoca

Deskripsi Tanaman

Akarnya merupakan jenis akar tunggang yang tumbuh menjalar ke bawah. Warna akar asoka adalah coklat. Pohon asoka dapat tumbuh hingga ketinggian 7 meter. Batang asoka tumbuh tegak dan berbentuk bulat. Diameter batang mencapai 40 cm dan berupa kayu keras dengan sistem percabangan simpodial. Cabang simpodial adalah ketika batang utama dan cabang sulit dibedakan karena pertumbuhan cabang yang sama besar atau bahkan lebih besar dari cabang utamanya. Daun tanaman asoka berbentuk lonjong dengan bagian ujung meruncing. Merupakan daunt idak lengkap, karena hanya memiliki tangkai daun dan helai daun saja. Skala yang daunnya memiliki bentuk seperti corong untuk daunnya meruncing, dan pangkal daunnya juga meruncing .bagian tepi daun soka memiliki bentuk yang merata dan bukan bergerigi disertai dengan pertulangan yang menyirip, atau biasa disebut sebagai tulang daun seperti sirip ikan. Sedangkan untuk daging daun berbentuk seperti kertas dan juga tipis, permukaan halus mengkilat dan berwarna hijau muda hingga hijau tua. Memiliki bunga yang bersifat majemuk dan berkelamin dua serta bergerombol. Tanaman bunga soka memiliki kelopak bunga berbentuk seperti corong, ada kepala sari, yang menempel pada bagian mahkota bunga dan juga benang sari berjumlah 4. Buah buni, berdiameter 10 mm, berwarna merah keunguan

Manfaat Tanaman

Bunga asoka memiliki kemampuan dalam menangkal radikal bebas dengan uji DPPH (2 diphenyl-1-picrylhydrazyl), ABPS (2,2‐azinobis‐ (3‐ethylbenzthiazoline‐6‐sulfonic acid)), superoksida, dan hidroksil. Sehingga bisa dikatakan bahwa bunga ini memiliki manfaat sebagai antioksidan alami dari alam. Saraca asoca mengandung glikosida, flavonoid, tanin dan saponin sehingga akar, daun, batang hingga bunganya digunakan sebagai antibakteri, antiimplantasi, antitumor, hingga antikanker.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelapa sawit (Elaeis guineensis)

Sukun (Artocarpus camansi)

Pisang (Musa paradisiaca)