Akasia (Acacia auriculiformis A. Cunn)

Gambar Spesimen


Gambar 5. Akasia (Acacia auriculiformis A. Cunn)

Klasifikasi

Kingdom              : Plantae

Divisi                   : Magnoliophyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Subkelas               : Rosidae

Ordo                    : Fabales

Famili                   : Fabaceae

Genus                   : Acacia

Spesies                 : Acacia auriculiformis A. Cunn

Deskripsi Tanaman

Pohon akasia memiliki sistem akar yakni akar tunggang. Akar pohon akasia memiliki warna putih kusam bahkan kecoklatan. Akarnya tumbuhan ini tingginya hingga 10 meter. Habitus pohon dengan tinggi mencapai 15-30 m. bentuk batang yang bulat dan panjang, tinggi batang bebas cabang mencapai 12 m, dimater mencapai 50 cm. Bertajuk membulat, batang monopodial tapi kadang-kadang simpodial, kulit batang relatif halus berwarna abu-abu kehitaman, kulit batang pecah-pecah beralur relatif dangkal. Pohon akasia memiliki sistem daun yang majemuk, entuk daun pohon akasia memanjang dan lonjong. Terdapat tulang sirip di daun akasia dengan tepi daunnya yang rata. Pada ujung dan pangkal daun tumbuhan akasia memiliki bentuk tumpul, warna dari daun ini hijau pekat. Daun berbentuk filodial (tangkai daun yang memipih) relatif tebal, warna hijau tua mengkilat. Tangkai daun berwarna coklat, sisi daun melengkung pada kedua sisinya. Panjang daun 15 cm-16 cm, lebar daun 2cm. Bunga muda berwarna hijau, bunga tua berwarna kuning berbentuk bongkol duduk dalam malai bertipe bunga majemuk. Buah bertipe buah polong berbentuk berlekuk, buah tua berwarna coklat

Manfaat Tanaman

Manfaat pohon akasia dapat menjadi parfum, aroma khas yang dihasilkan dari pohon semak berduri ini sangat khas dan banyak digemari. Tanaman hias, salah satu spesies akasia, yakni Acacia dealbata, Acacia retinodes, Acacia xanthophloea, dan Acacia baileyana banyak dimanfaatkan untuk tanaman hias yang bernilai jual tinggi dan indah. Astrigen, kandungan tanin dari akasia dapat diekstraksi dengan metode penguapan. Astrigen banyak digunakan untuk produk-produk kecantikan. Mengatasi ejakulasi dini, air rebusan daun akasia yang telah disaring dapat diminum secara teratur untuk mengatasi gangguan ejakulasi. Obat diabetes dan hipertensi, air rebusan daun akasia dapat membantu menormalkan kadar gula dalam darah. Menjaga struktur tanah, pohon akasia dapat digunakan untuk menahan lereng atau tebing yang curam agar terhindar dari longsor. Perabot rumah tangga dan konstruksi bangunan, kayu akasia juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan perabot rumah tangga, seperti lemari, meja dan kursi. Selain itu, kayu akasia juga bermanfaat untuk struktur rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelapa sawit (Elaeis guineensis)

Sukun (Artocarpus camansi)

Pisang (Musa paradisiaca)